Pemuda Lingkar Utara Apresiasi Bambang Kembali Pimpin PDAM Loteng
Rijal Al Qaero, pemuda asal Kecamatan Batukliang, menilai keputusan Bupati Lombok Tengah yang kembali memberikan kepercayaan kepada Bambang Supratomo untuk memimpin PDAM pada periode kedua merupakan langkah yang tepat.
POV:LOMBOK TENGAH — Pengangkatan kembali Bambang Supratomo sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda Air Minum) Lombok Tengah mendapat apresiasi dari kalangan pemuda, khususnya masyarakat wilayah Lingkar Utara.
Rijal Al Qaero, pemuda asal Kecamatan Batukliang, menilai keputusan Bupati Lombok Tengah yang kembali memberikan kepercayaan kepada Bambang Supratomo untuk memimpin PDAM pada periode kedua merupakan langkah yang tepat.
Menurut Rijal, keputusan tersebut layak diberikan karena selama periode sebelumnya Bambang dinilai telah menunjukkan kinerja dan inovasi dalam mengelola perusahaan daerah sekaligus meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah Lombok Tengah, dalam hal ini Bupati Lombok Tengah, yang kembali memberikan kepercayaan kepada Bapak Bambang Supratomo untuk menjabat sebagai Direktur Utama PDAM Loteng periode kedua,” kata Rijal, Senin (7/9/2026).
Bukan Sekadar Bisnis, Air untuk Rumah Ibadah Jadi Perhatian
Rijal mengatakan, salah satu hal yang menurutnya patut diapresiasi adalah perhatian PDAM terhadap kebutuhan air bersih untuk rumah ibadah.
Menurutnya, kebijakan pembebasan pemakaian air hingga 20 meter kubik per bulan bagi masjid dan musala menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat.
“Dari sisi inovasi dan kinerja, Bapak Bambang telah membuktikan kemampuannya dalam mengelola perusahaan daerah. Dampaknya sangat signifikan terhadap peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat,” ujarnya.
“Bukan hanya itu, beliau juga memperhatikan kebutuhan air untuk ibadah di masjid dan musala yang menggunakan air PDAM dengan menggratiskan sampai 20 meter kubik per bulan,” sambungnya.
Pemuda Lingkar Utara Soroti Perlindungan Sumber Mata Air
Selain persoalan pelayanan, Rijal juga memberikan perhatian terhadap upaya menjaga sumber daya air, khususnya kawasan yang menjadi sumber mata air di wilayah utara Lombok Tengah.
Menurutnya, keberlanjutan pelayanan air bersih tidak hanya bergantung pada kemampuan perusahaan dalam mendistribusikan air kepada pelanggan, tetapi juga bagaimana sumber air dijaga dari kerusakan lingkungan.
“Upaya menjaga sumber daya alam, khususnya di daerah penghasil air di wilayah utara Lombok Tengah, sangat penting. Ini menyangkut keberlanjutan air bersih untuk masyarakat Lombok Tengah, termasuk masyarakat Batukliang,” katanya.
Ia berharap perhatian terhadap konservasi sumber mata air terus menjadi bagian dari kebijakan PDAM pada periode kedua kepemimpinan Bambang Supratomo.
Berharap Pelayanan Makin Merata
Rijal berharap periode kedua kepemimpinan Bambang Supratomo dapat menjadi momentum untuk memperluas cakupan pelayanan air bersih hingga ke wilayah yang selama ini belum mendapatkan layanan secara optimal.
Menurutnya, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga pemerataan pelayanan harus menjadi salah satu prioritas.
“Kami berharap di periode kedua ini PDAM Lombok Tengah semakin maju, pelayanan semakin merata sampai ke pelosok desa dan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan,” harapnya.
Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, PDAM, masyarakat dan kelompok pemuda semakin diperkuat, terutama dalam menjaga sumber-sumber mata air sebagai aset penting bagi keberlangsungan pelayanan air bersih di Lombok Tengah.
“Air adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, menjaga sumber air sekaligus meningkatkan pelayanan harus berjalan bersama,” pungkas Rijal.